Sarung tangan Setrika listrik , inovasi Mahasiswa UGM

By: diyanti

Jul 08 2017

Category: Uncategorized

Leave a comment

  • Yogyakarta – Iron Glove, Teknologi Setrika Mobile Pertama dalam bentuk sarung tangan Inovasi Mahasiswa UGM.

Masyarakat pada umumnya sering menemukan kendala atau permasalahan dalam urusan rumah tangga. Kegiatan menyetrika adalah salah satunya dimana menyetrika dengan setrika konvensional menjadi sangat membosankan dan memakan waktu yang cukup lama.Setrika konvensional atau yang hingga sampai saat ini kita jumpai memiliki model yang sama yakni memiliki bobot yang berat dan terdapat pegangan pada bagian atasnya yang kemudian ini merupakan kegiatan yang cukup melelahkan karena terjadi 2 gerakan yang bersamaan yaitu “grip” (menggenggam) dan menggosok. Terlebih lagi penggunaan setrika pada model konvensional itu memiliki penggunaan yang terbilang cukup besar rata-rata dapat menghabiskan penggunaan konsumsi listrik sebesar 300 watt.

Berangkat dari permasalahan tersebut, sekelompok mahasiswa UGM melalui Program Kreativitas Mahasiswa bidang Karsa Cipta (PKM-KC) 2017 menciptakan Iron-Glove. Kelompok ini terdiri atas Rabih Katon Dwicahyo (Teknik Mesin)  lulusan SMAN 1 Tambun Selatan Bekasi 2016 dan juga anggota Forum Komunikasi Mahasiswa Bekasi (Forkomasi) sebagai Ketua Tim yang beranggotakan Muhammad Aulia Ramadhan (Teknik Elektro), Muhammad Hanif Ibrahim (Teknik Elektro), Sumardi Sembiring (Teknik Industri), dan Yendri Maryesi (Teknik Sipil) menciptakan inovasi terbaru dalam kegiatan menyetrika yaitu Iron Glove agar menyetrika menjadi sesuatu yang lebih praktis dan ekonomis. Dalam pengembangannya tim Iron Glove dibimbing oleh Dr. Eng. Igi Ardiyanto S.T, M.Eng..

Iron Glove ini menggunakan bahan Nomex yang tahan terhadap panas dan tegangan tinggi serta menggunakan coil sebagai alat konversi listrik menjadi panas di mana input listrik Iron Glove ini terdapat 1 port untuk baterai Li-Poly 12 Volt. Mikrokontroler menggunakan Arduino Uno dan LCD Touchscreen sebagai pengaturan suhu. Penampang yang digunakan sebagai penyetrika terletak pada sisi telapak tangan di mana tangan tidak berfungsi untuk memegang setrika melainkan tangan langsung bersentuhan dengan pakaian. Fungsi ini dapat mengurangi gerakan yang kurang efektif sehingga ketika menyetrika tangan langsung dapat merapikan pakaian secara bersamaan.

Kali ini menyetrika menjadi pekerjaan yang cukup menyenangkan dan jauh lebih ekonomis karena setrika ini memiliki model sarung tangan yang pas dengan ukuran tangan serta menambah feeling dalam kegiatan menyetrika.

Atas dasar tersebut teknologi ini sangat cocok bagi para ibu rumah tangga yang ingin lebih hemat dalam konsumsi listrik rumah tagganya dan bagi kalangan traveling ataupun pekerja yang memiliki jam terbang tinggi karena Iron Glove merupakan teknologi setrika mobile pertama di Dunia yang mudah dibawa kemana-mana tanpa bingung dalam hal penempatan bagasinya.

 

Advertisements